Welcome to my Blog!

Sabtu, 09 April 2011

Manusia dan Komputer

Manusia adalah makhluk yang paling cerdas yang diciptakan Tuhan, yang mempunyai akal dan fikiran dibandingkan makhluk lain. Kelebihan inilah yang bisa menghasilkan ide - ide untuk merubah segala jenis benda menjadi barang terpakai. Salah satu contoh ide hasil penemuan manusia adalah Komputer.

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

Pada prinsipnya komputer berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia agar dalam kehidupannya dapat lebih mudah melakukan sesuatu ataupun berkomunikasi. Namun dari segala efek positif yang diterima oleh manusia terdapat pula berbagai efek negatif, baik secara fisik dan mental.
Berikut ini adalah dampak negatif terhadap kesehatan dan psikologis manusia, diantaranya :
1. Radiasi 
Sejumlah penelitian yang dilakuan menunjukkan radiasi komputer berakibat buruk terhadap tubuh manusia. Misalnya meningkatkan risiko terkena tumor telinga dan kanker otak, berpengaruh buruk pada jaringan otak, merusak dan mengurangi jumlah sperma hingga 30 persen.

2. Computer Anxiety
Ketakutan terhadap komputer ini menerpa hampir sepertiga populasi pengguna dewasa komputer. Beberapa akibat dari kasus yang paling menakutkan yang dirasakan terhadap komputer adalah mual-mual, vertigo, dan keringat yang bercucuran. 

3. Adiksi terhadap internet
Komputer juga dapat membuat kecenderungan adiksi pada semua orang yang menggunakan komputer. Perasaan ini mendorong orang untuk terus-menerus menggunakan komputer layaknya orang yang mengidap ketagihan narkotika. Komputer beserta fitur yang ditawarkannya secara tidak sengaja membentuk komputer menjadi sperti obat yang harus diminum dan jika tidak diminum akan menimbulkan rasa sakit tersendiri yang dialami para penggunanya.

4. Radiasi Monitor
Berdasarkan hasil penelitian, 77 % para pemakai layar monitor akan mengalami keluhan pada mata, mulai dari rasa pegal dan nyeri pada mata, mata merah, mata berair, sampai pada iritasi mata bahkan kemungkinan katarak mata.

5. Terganggunya Syaraf
Kebisingan yang tinggi dapat mempengaruhi syaraf manusia dan hal ini dapat berakibat pada kelelahan maupun rasa nyeri.
 

6. Repetitive Strain Injury (RSI)
RSI merupakan sebuah terminologi yang mengacu pada beberapa variasi keluhan kerangka otot (musculoskeletal). Ini menyangkut keluhan yang dikenal dengan sakit urat otot. RSI meliputi gangguan lengan atas berkaitan dengan kerja (Work-Related Upper Limb Disorders) dan luka penggunaan berlebihan yang berhubungan dengan kerja (Occupational Overuse Injuries).
biasanya terjadi karena cara duduk yang salah. 

7. Anti Sosial
Sikap dan perilaku anti sosial terbentuk dari terpaan isi program dari fitur yang diciptakan dari media ini komputer. Salah satu fitur yang banyak menghiasi isi software komputer adalah permainan. Baik anak-anak, remaja sampai orang dewasa menggunakan komputer untuk memainkan permainan kesukaan mereka masing-masing.

Manusia  dan komputer adalah sebuah ciptaan yang luar biasa. Manusia dan komputer memiliki beberapa perbedaan dan persamaan. Perbedaan yang terlihat sangat jelas adalah masalah konsistensi.  Manusia sebagai mahkluk organik sering tidak konsisten, dalam beberapa proses kegiatan manusia seringkali terjadi kesalahan  atau melupakan sesuatu. Sedangkan  komputer (saya yakin anda juga sudah tahu), sangat konsisten karena punya data base, tabel, metoda terstruktur untuk menyimpan/menginterpretasikan/mengambil data, dengan input yang sama akan menghasilkan output yang sama karena hubungan spesifik sudah ditentukan terlebih dahulu. Kemudian perbedaan dari masalah memori. Manusia mempunyai kemampuan untuk belajar dari sesuatu yang kemudian disimpan dalam memori sebagai pengalaman dan pengetahuannya. Sedangkan komputer hanya dapat menyimpan memori dari setiap proses yang diinput oleh manusia yang akhirnya digunakan untuk proses lainnya.

Persamaan dari manusia dan komputer adalah dari setiap bagian yang digunakan hampir mempunyai fungsi yang sama. Yang pertama adalah otak dan processor ,Otak adalah bagian utama penggerak manusia. Processor adalah bagian utama penggerak komputer. Lalu ada jantung dan power supply. keduanya sama - sama memompa tenaga untuk menggerakan proses. Paru - paru seperti layaknya RAM yang berfungsi mengatur stamina dan kecepatan. Cerebrum pada otak manusia dan Harddisk sebagai tempat penyimpanan memori. dan masih banyak contoh persamaan dari manusia dan komputer.

Rabu, 06 April 2011

menghitung IP address class C(Jaringan Komputer)

Kelas-Kelas IP Address :
IP address yang dipakai secara umum dibagi dalam 3 kelas, yaitu :
Kelas A = 0-127 dengan jumlah host yang bisa dibuat kurang lebih ada 16 juta host.
Kelas B = 128-191 dengan jumlah host yang bisa dibuat kurang lebih ada 65 ribu host.
Kelas C = 192-223 dengan jumlah host yang bisa dibuat ada 254 host.

IP Address Class C
IP kelas ini dialokasikan untuk jaringan berukuran kecil.
Format dari Class C : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh
Ket : n = network; h = host
  • 3 bit pertama : 110
  • Panjang Network ID : 24 bit
  • Panjang Host ID : 8 bit
  • Byte pertama : 192 – 223
  • Range IP : 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx
  • Jumlah IP : 254 IP address pada tiap kelas C
Dimana cara menghitungnya :
Bilangan biner 1 masing-masing memiliki jumlah yang berbeda, yakni :
128 64 32 16 8 4 2 1
IP itu mulai dari 0(nol).Kombinasi angka tersebut adalah untuk netmask 255.255.255.128 yang di konversi ke Bilangan Biner adalah 11111111.11111111.11111111.10000000.
Kita ambil bit terakhir yaitu : 10000000.
Apabila pada kolom pertama di beri nilai ‘1′ dan yg lainnya bernilai ‘0' ( .10000000 ) = 128
Maka : IP yang tersedia : 255-192 = 63
1. Jumlah IP yang kita miliki (tersedia) sebanyak 64 nomor dari 0 sampai 63
2. Netmask yang harus dipakai adalah 255.255.255.192
3. Kita dapat menuliskan IP tersebut 192.168.1.0/26 dengan 26 sebagai nilai prefix-nya.
4. Jumlah segmen yang terbentuk :
192.168.1.0 – 192.168.1.63
192.168.1.0 (sebagai Net-ID)
192.168.1.63 (sebagai broadcast)
192.168.1.1 – 192.168.1.62 (jumlah host-nya)
5 Jumlah IP yang dapat dipakai untuk host sebanyak 62 setelah dikurangi dengan Net-ID dan Broadcast.


Misalnya saya mempunyai sebuah network address 192.168.1.0/27 ?
Artinya : 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /27 berarti 11111111.11111111.11111111.11100000 (255.255.255.224).
Dengan analisa seperti diatas. Kita harus menghitung :
1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah
23= 8 subnet.
2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan
dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah
25– 2 = 30 host

3. Blok Subnet = 256 – 224 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 32. Subnet berikutnya adalah 32 + 32 = 64, dan 64+32=96. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 32, 64, 96, 128, 160, 192, 224.
4. Alamat host dan broadcast yang valid, kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.

Subnet
192.168.1.0
192.168.1.32
192.168.1.64
192.168.1.96
Host Pertama
192.168.1.1
192.168.1.33
192.168.1.65
192.168.1.97
Host Terakhir
192.168.1.30
192.168.1.62
192.168.1.94
192.168.1.126
Broadcast
192.168.1.31
192.168.1.63
192.168.1.95
192.168.1.127
Untuk lebih jelasnya mengenai IP range nya dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama.

Sabtu, 08 Januari 2011

Komputer sebagai Kebutuhan


Komputer dalam kehidupan manusia saat ini bukanlah sebagai pelengkap tetapi sudah sebagai kebutuhan yang penting. Kondisi ini terlihat dari sikap berbagai lapisan masyarakat yang semakin aktif menggunakan komputer rumah maupun pergi ke rental  komputer. Mengerjakan tugas misalnya, seseorang lebih nyaman mengerjakan semua tugasnya dengan bantuan komputer. Mahasiswa yang berada dikampuspun banyak yang membawa komputer jinjing atau disebut laptop untuk mengerjakan tugas atau sekedar browsing. Bahkan saat ini, jika seseorang akuntan tidak mempunyai komputer, dia akan sangat kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Selanjutnya, penggunaan komputer sebagai kebutuhan dalam hidup yaitu untuk penyimpanan data atau arsip penting.

Minggu, 14 November 2010

ARTIKEL BAHASA INDONESIA 3 (ANALISA KALIMAT)


Cara Modern untuk Tingkatkan Produksi Jamu
Para produsen jamu tradisional di Cilacap mulai menerapkan tekhnologi tepat guna dalam proses produksi jamu. Hasilnya, selain produksi meningkat, jamu yang dihasilkan pun lebih higienis. Karena ulah segelintir produsen jamu yang mencampur produk jamu dengan bahan kimia obat serta memproduksi tanpa izin, citra beragam merk jamu asal Cilacap, Jawa Tengah, tercoreng dalam beberapa tahun belakangan ini.
"Seolah-olah semua produsen jamu asal Cilacap menambahkan bahan kimia obat agar khasiatnya cepat terasa setelah diminum konsumen. Padahal, cara ilegal itu sebenarnya hanya dilakukan oleh beberapa gelintir produsen jamu yang kebetulan berada di Cilacap," cetus Munfarid, pengurus Koperasi Jamu (Kopja) Aneka Sari, Cilacap. Akibat pendiskreditan tersebut, lanjut dia, banyak produsen jamu yang gulung tikar.
Dulu, jumlah anggota Kopja Aneka Sari mencapai 836 produsen, namun kini setelah citra para produsen jamu Cilacap tercoreng, jumlah produsen jamu hanya 257 orang. Kondisi itu jelas mempengaruhi roda perekonomian masyarakat setempat serta produktifitas tenaga kerja. Pasalnya, satu produsen jamu tradisional biasanya memperkerjakan 10 sampai 20 karyawan. "Bisa dibayangkan berapa ratus orang yang harus kehilangan pekerjaan lantaran ulah segelintir produsen jamu ilegal," kata Munfarid dengan nada kesal.
Untungnya, tidak semua produsen patah arang menghadapi berbagai tudingan miring tentang kualitas jamu asal Cilacap itu. Bahkan, salah satu dari mereka berusaha bangkit dengan tetap menjaga kemurnian jamu serta menerapkan teknologi tepat guna yang diperkenalkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Tatang Mulyadi, produsen jamu di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Cilacap, merupakan salah seorang produsen yang menjaga kemurnian resep jamu dari leluhurnya. Pria berumur 31 tahun itu dipercaya mengelola perusahaan jamu Sumber Alami yang diturunkan dari Suparmin, kakek buyutnya.
Tatang memproduksi jamu dengan menggunakan tanaman-tanaman lokal yang berkhasiat sebagai obat sebagai bahan bakunya. Beberapa jenis tanaman itu, antara lain temulawak, temu ireng, kapulaga, sambiloto, pala, cabai jawa, kumis kucing, keji beling, daun sirih, kedawung, kayu manis, kencur, dan jahe emprit.
Untuk membuat jamu pegal linu dan penambah nafsu makan, semua bahan baku tersebut diolah secara manual dengan cara ditumbuk. Tatang juga menerapkan teknologi penepungan biji-bijian atau bahan rempah-rempah. Namun, mesin-mesin pembuat serbuk jamu yang ada di pasaran kapasitasnya sangat terbatas.
Menurut dia, semula jumlah produksi jamu dengan menggunakan mesin yang beredar di pasaran untuk membuat jamu pegal linu dan penambah nafsu makan hanya 50 kilogram per hari. Namun, kapasitas produksi itu bertambah setelah dia mendapatkan pembinaan dari LIPI lewat program IPTEK di Daerah (Iptekda) 2009.
Program tersebut memfasilitasi teknologi tepat guna yang sudah teruji (well proven) untuk mengolah jamu, mulai dari tahap pengeringan bahan baku, penepungan, hingga pengemasan. Bahkan, melalui program itu para produsen jamu dibina mengenai persoalan administrasi dan keuangan. "Kini, perusahaan saya mampu memproduksi jamu sampai satu kuintal per hari," ujar Tatang.
Proses Pembuatan
Lebih lanjut, Tatang menjelaskan proses pembuatan jamu diawali dengan pencucian semua bahan baku. Lalu, bahan baku itu dirajang tipis-tipis agar kandungan airnya cepat diuapkan selama proses pengeringan. Proses pengeringan dilakukan dengan bantuan mesin pengering bertenaga listrik karya perekayasa LIW. Mesin itu memiliki spesifikasi tenaga 1 horse power (hp), kapasitas 15 kilogram per siklus, blower 0,5 hp, dan tungku pemanas.
Menurut Dalmasius Ganjar S, perekayasa LIPI, mekanisme kerja mesin pengering tersebut berawal dari sumber listrik yang menggerakkan tabung silinder stainless berkapasitas 15 kilogram per siklus dalam kecepatan tertentu. Sumber listrik tersebut juga menghidupkan blower yang berfungsi menyalurkan sumber panas dari tungku. Sedangkan sumber pemanas dari tungku bisa menggunakan bahan bakar kayu atau gas.
Selama ini, kata Tatang, proses pengeringan masing-masing bahan baku jamu itu berbeda antara satu dengan yang lainnya. Penyebabnya, kadar air antara tanaman-tanaman obat itu juga memiliki perbedaan. Namun, satu hal yang pasti, proses pengeringan itu lebih cepat ketimbang memanaskan bahan baku di bawah terik Matahari.
Untuk mengeringkan 15 kilogram temulawak dengan mesin pengering, misalnya, membutuhkan waktu hanya sekitar 25 menit. Apabila dikeringkan dengan menggunakan sinar Matahari, maka kapan pastinya bahan baku tersebut kering tidak bisa ditentukan. Hal itu dikarenakan pemanasan di bawah terik Matahari sangat bergantung pada kondisi cuaca.
Setelah bahan baku kering, proses selanjutnya ialah memasukkannya ke dalam mesin penepung. Dalmasius menerangkan mesin penepung bertenaga listrik yang dirancang LIPI memiliki spesifikasi bertenaga 5. hp, berkapasitas 100 kilogram per siklus, humer mill berbahan baja amutit, dan memiliki ruang separator atau pemisah bahan baku kasar dan lembut.
Pengoperasian alat penepung itu dengan dengan cara memasukan bahan baku jamu yang sudah kering ke dalam suatu alat penampung. Selanjutnya, bahan baku disalurkan ke ruang penghancur (humer mill) yang berputar 2.800 revolutions per minute (rpm). Kemudian bahan baku yang hancur tersebut akan tersedot ke dalam ruang separator.
Untuk bahan baku yang berukuran 80 sampai 100 mesh langsung dikeluarkan dalam bentuk serbuk. Sedangkan bahan baku yang berukuran lebih besar dari 100 mesh oleh separator dikirim lagi ke ruang penghancur. Di sisi lain, bahan baku berukuran lebih kecil dari 80 mesh disalurkan ke ruangan penangkap debu. "Hasil serbuk jamu yang diolah dengan mesin penepung LIPI itu lebih lembut dari pada ketika ditumbuk dengan tangan," klaim Dalmasius.
Seusai melakukan penepungan bahan baku jamu, tambah Dalmasius, tahapan selanjutnya ialah pembuatan formula jamu untuk berbagai macam tujuan, semisal jamu pegal linu dan jamu sehat. Pembuatan formula itu juga dilakukan dengan bantuan mesin pencampur (mixing) agar semua komposisi jamu menjadi homogen.
Menurut Dalmasius, mesin pencampur itu memiliki spesifikasi yang cukup sederhana, yaitu terdiri dari wadah pencampur berkapasitas 15 kilogram yang digerakkan tenaga 0,5 hp. Wadah pencampur terbuat dari bahan stainless untuk memenuhi standar kebersihan dan hygienis. Alhasil, produk jamu yang dihasilkan juga terjamin kebersihan dan kehigienisannya.

ANALISA PENJELASAN DAN PEMBENARAN KALIMAT  

1.  Para produsen jamu tradisional di Cilacap mulai menerapkan teknologi tepat guna dalam proses produksi jamu.
->  Para produsen jamu tradisional   mulai menerapkan tekhnologi tepat guna
                        S                                                                      P
dalam proses produksi jamu   di Cilacap
                                                       Ket. Tempat

2.  Hasilnya, selain produksi meningkat,  jamu  yang dihasilkan pun   lebih higienis.
                 Keterangan                                 S                 P                        Ks
     Hasilnya merupakan preposisi.  Sebaiknya dihilangkan.
->  Selain produksi meningkat, jamu yang dihasilkan pun lebih higienis.
3.  Karena ulah segelintir produsen jamu yang mencampur produk jamu dengan  
                                    Induk Kalimat
bahan kimia obat serta memproduksi tanpa izin, citra beragam merk jamu  
                                                          Anak Kalimat
asal Cilacap, Jawa Tengah, tercorengdalam beberapa tahun belakangan ini.
   Kalimat diatas merupakan Kalimat Majemuk, karena memiliki induk dan anak kalimat

4.  Tatang memproduksi jamu dengan menggunakan tanaman-tanaman lokal yang berkhasiat sebagai obat sebagai bahan bakunya.
     Penggunaan kata sebagai tidak efektif. ‘Nya’ digunakan sebagai pengganti objek (Tatang).
->  Tatang memproduksi jamu dengan menggunakan tanaman-tanaman lokal yang berkhasiat sebagai bahan baku obatnya.

5.  Tatang  juga menerapkan  teknologi penepungan biji-bijian atau bahan
          S               P                                                       Pelengkap
     rempah-rempah.
     Kalimat diatas merupakan ‘Kalimat Majemuk Setara’, karena memiliki konjugsi ATAU

6.  Apabila dikeringkan dengan menggunakan sinar Matahari , maka kapan pastinya
                                      Anak Kalimat                                             Anak Kalimat 
bahan baku tersebut kering tidak bisa ditentukan.
Kata ‘Maka’ diatas sebaiknya dihilangkan agar kalimat tersebut menjadi induk kalimat dan merupakan kalimat majemuk
->  Apabila dikeringkan dengan menggunakan sinar Matahari , kapan pastinya 
                                      Anak Kalimat                                         Induk Kalimat
bahan baku tersebut kering tidak bisa ditentukan.

7.  Pengoperasian alat penepung itu dengan dengan cara memasukan bahan baku jamu yang sudah kering ke dalam suatu alat penampung.
->  Alat penepung  (itu)  dioperasikan   dengan cara memasukkan bahan baku  
                 S                           P                                 Keterangan Kerja
       jamu yang sudah kering ke dalam suatu alat penampung.

8.  Setelah bahan baku kering, proses selanjutnya ialah memasukkannya ke dalam 
                 Induk Kalimat                                              Anak Kalimat
        mesin penepung.
      Kalimat diatas merupakan Kalimat majemuk, terdapat Konjugsi ‘Setelah’ diawal kalimat. Dan diketahui Induk Kalimat beserta Anak Kalimatnya.


Minggu, 17 Oktober 2010

Artikel Bahasa Indonesia (2)


Awas, Jangan Sembarang Membuka Pesan Email

Jangan sembarangan membuka kiriman email, kendati dari orang yang sekilas mirip dengan teman Anda. Kini, para pengirim spam makin canggih merekayasa pesan seolah-olah dari orang yang          familiar.
Tujuan pengiriman spam juga sudah bukan sengaja beriklan semata, namun untuk tujuan tak terpuji.
"Spam bukan hanya tentang gangguan, itu digunakan oleh penjahat cyber sebagai sarana menumbuhkan operasi mereka," kata Graham Cluley, konsultan teknologi senior di lembaga survey Sophos. "Anda tidak boleh bahkan tergoda untuk membuka pesan spam, karena hanya dapat mengambil satu detik untuk secara effektif menyerahkan kontrol dari komputer Anda ke spammer Jika komputer Anda tidak menjadi bagian dari botnet. Anda juga mengundang lebih lanjut infeksi malware, yang dapat membahayakan data Anda pribadi atau perbankan."

Sophos juga mencatat peningkatan spam je-jaring sosial selama kwartal ketiga 2010, dengan 'onMouseOver' secara luas melaporkan meng-eksploitasi menciptakan tweet spam di Twitter, dan merakit            penipuan          untuk         menghasilkan          uang.

"Yang menarik tentang penipuan Facebook adalah bahwa mereka memanfaatkan kelemahan manusia untuk menyebarkan - menipu pengguna untuk mengisi kwesioner jika mereka ingin melihat gambar atau video yang mengejutkan bahkan mungkin tidak ada," tambah Cluley. "Sayang nya, penipuan ini terus berkembangbiak, dengan yang baru bermunculan setiap hari, dan Facebook tampaknya tidak mampu membunuh mereka secara permanen."

Cara terbaik bagi pengguna komputer untuk mengurangi risiko yang terganggu adalah dengan menjalankan antispam dan perlindungan antimalware, berperilaku masuk akal ketika online, dan memastikan system yang up-to-date dengan patch keamanan.